Dua joki ini adalah Alif Wicaksono yang ditangkap di SMU Negeri 14 Makassar, Jl Baji Minasa, dan Sofi Rahma di SMK Negeri 8 Makassar, di Jl Mongisidi, Makassar, Jumat (10/12/2010).
Keduanya bisa ditangkap berkat kesigapan pengawas ujian yang membaca gelagat joki tersebut. Alif ditangkap karena terlambat mengikuti ujian dan gugup saat ditanya pengawas ujian. Alif mengaku menjadi joki pesanan untuk seseorang bernama Markis Lebang asal Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, untuk perekrutan pengawas ketenagakerjaan di Disnaker Makassar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alif saat ditanya mengaku mahasiswa semester V Sastra Inggris Universitas Airlangga Surabaya. Kalau Sofi mengaku mahasiswa semester VII Institut Teknologi Bandung," kata Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, yang ditemui detikcom di Warung Kopi Daeng Anas, Jl Pelita Raya, Makassar.
Dari hasil pemeriksaan di Polrestabes Makassar, Alif, mengaku tiba di Bandara Makassar pagi tadi bersama kawanannya yang berjumlah 10 orang. Kesepuluh rekannya disebar di beberapa lokasi ujian. Kesepuluh rekannya masih menjadi buruan petugas kepolisian.
Menurut Ilham, penangkapan joki tes CPNS berkat kesigapan para pengawas. Mereka sudah mengantisipasi dari awal pelaksanaan tes ujian.
"Pengawasan yang ketat bisa mengantisipasi sistem perjokian dalam tes CPNS kali ini, para joki yang ditangkap merupakan anggota sindikat yang harus diungkap secara serius," pungkas Ilham usai memantau pelaksanaan ujian CPNS.
(fay/nrl)











































