"Tidak ada agenda tersembunyi di Indonesia," kata Dubes AS Scot Marciel, di Pusat Kebudayaan AS @america, Mal Pacific Place,Β Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (10/12/2010).
Menurut Marciel, para diplomat AS di Indonesia selalu berusaha menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan pemerintah Indonesia. AS ingin membantu Indonesia dalam berbagai hal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dimintai komentar soal konten WikiLeaks dari Kedubes AS Jakarta, Marciel mengaku sama sekali tidak tahu. Menurut dia, kawat diplomatik hanya laporan biasa dari diplomat kepada pemerintah pusat di Washington.
"Kami berbicara dengan pemerintah, masyarakat sipil, pers, pebisnis. Lalu nanti informasi itu diteruskan ke Washington," ujar dia.
Marciel menolak untuk mengkonfirmasi kebenaran dokumen WikiLeaks yang akan di bocorkan dari Kedubes AS Jakarta. Menurutnya, arahan dari Menlu Hillary Clinton sudah jelas.
"Kami tidak membenarkan WikiLeaks. Itu sangat tidak membantu. Kawat itu adalah bagian dari diplomasi," tutupnya.
(fay/nwk)











































