KPK Akui Belum Bisa 'Sentuh' Polri dan Kejagung

Hari Antikorupsi se-Dunia

KPK Akui Belum Bisa 'Sentuh' Polri dan Kejagung

- detikNews
Kamis, 09 Des 2010 17:02 WIB
 KPK Akui Belum Bisa Sentuh Polri dan Kejagung
Jakarta - Setiap tahun hari antikorupsi se-dunia selalu diperingati. Namun, upaya pemberantasan korupsi di lembaga penegak hukum masih minim. KPK sekali pun sulit untuk bisa menembusnya.

"Kita bukannya tidak masuk, tapi belum masuk. Karena belum apa-apa sudah direkayasa, sudah direject," kata wakil ketua KPK Bibit Samad Rianto.

Hal tersebut disampaikan Bibit usai rapat bersama tim pengawas Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Bibit, penolakan itu masih terasa terutama dari tiga unsur masyarakat yang tidak menginginkan perbaikan, yakni para politisi hitam, pengusaha hitam, dan para penegak hukum hitam.

"Susah kita mau melakukan perbaikan. Dengan pimpinannya saja sulit berkomunikasi," tegasnya.

Bibit berharap dengan terpilihnya Kapolri baru Jenderal Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basrief Arief, ada harapan baru dalam pemberantasan korupsi di lembaga penegak hukum.

"Pak Kapolri dan Jaksa Agung sudah bilang mau welcome. Oke, mari kita dandanin bareng-bareng," kata dia.

Secara umum, Bibit menilai upaya pemberantasan korupsi belum bisa dilakukan secara maksimal. Koruptor dianggap masih belum jera, meski sudah dijerat dengan berbagai hukuman.

"Yang jelas, kita rasakan koruptor masih belum kapok. Malah KPK-nya direkayasa," kata Bibit.

(mad/aan)


Berita Terkait