Priyo: Tak Masalah Sultan Mundur dari Golkar

Priyo: Tak Masalah Sultan Mundur dari Golkar

- detikNews
Kamis, 09 Des 2010 16:07 WIB
Jakarta - Partai Golkar perlahan membebaskan Sultan Hamengku Buwono X menentukan sikap politiknya. Golkar tak masalah kalau Sultan memilih mundur dari Golkar seperti desakan banyak pihak.

"Kami tidak dalam posisi memegang atau melepaskan, silahkan saja karena itu kan hak Sultan," tutur Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/12/2010).

Priyo menuturkan, posisi Sultan sekarang juga tidak terlalu vital. Sultan sudah tidak menjabat di kepengurusan sekarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang beliau anggota biasa. Jadi meskipun Sultan umumkan tidak lagi berpolitik praktis, kami tidak dalam posisi apa-apa. Prinsip Golkar, agar semua pihak mempertahankan keistimewaan Yogyakarta," papar Priyo.

Dengan atau tanpa keanggotaan Sultan di Yogyakarta, menurut Priyo, Golkar akan memperjuangkan keistimewaan Yogya.

"Konsen kami keistimewaan DIY  diperjuangkan, jangan sampai mereduksi keistimewaan DIY karena peran sejarah yang demikian besar," jelas Priyo

Namun politisi berkacamata ini meyakini sikap yang diambil Sultan bukan karena kekecewaan terhadap Golkar. Tak seperti adik Sultan, Prabukusumo yang mundur dari kepengurusan PD karena perbedaan pendapat dengan PD.

"Kalau Gusti Prabukusumo menyatakan mundur karena kekecewaan mendalam harkat martabat keraton yang harusnya dihormati. Perjanjian suci Sultan IX seharusnya tidak diutak-atik," ujar Priyo.

Sebelumnya PD meminta agar Sultan mundur dari panggung politik. Kesakralan Sultan, menurut PD, menjadi tidak jelas karena Sultan menjadi tokoh politik.

(van/gun)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads