Bentrokan ini sudah berlangsung 3 jam sejak sekitar pukul 12.00 WITA. Saat ini para mahasiswa mundur ke Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Pantauan detikcom, Kamis (9/12/2010), mahasiwa masih bertahan di dalam kampus UMI. Para mahasiwa masih melemparkan batu ke arah petugas polisi. Polisi membalas serangan itu dengan semprotan water cannon dan lemparan gas air mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bripda Amran, Briptu Silalahi dan Briptu Mursalin. Enam mahasiswa pun diamankan terkait bentrokan itu.
Bentrokan ini membuat Jalan Urip Sumoharjo ditutup. Mobil-mobil yang melintas di jalan itu rusak karena terkena lemparan batu. Ratusan polisi masih bertahan di depan kampus.
Sebelumnya, mahasiswa berdemo di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan yang bejarak 300 meter dari kampus UMI. Para mahasiswa kemudian memaksa masuk ke dalam kantor untuk bertemu gubernur.
"Mereka memaksa bertemu gubernur, padahal gubernurnya tidak ada di kantor. Lalu ada lemparan batu yang asalnya belum jelas," kata Kapolsek Tallo, AKP Achmad di lokasi bentrokan.
(nal/vta)











































