Mahasiwa awalnya mulai bergerak dari Universitas Muslim Indonesia yang berjarak sekitar 300 meter dari kantor gubernur, Kamis (9/12/2010). Para mahasiwa yang kebanyakan mengenakan jaket almamater hijau ini kemudian menggelar demonstrasi di depan kantor gubernur.
Demonstrasi ini tiba-tiba saja berubah menjadi rusuh. Para mahasiswa melempari petugas kepolisian dengan batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para mahasiwa bertahan dan terus melemparkan batu. Sebuah mobil Kijang terjebak dalam aksi rusuh tersebut. Kaca-kaca mobil itu pecah terkena lemparan batu.
Setelah beberapa saat, akhirnya polisi bisa mengendalikan situasi. Polisi merangsek ke depan dan mengejar para mahasiwa. Satu orang mahasiswa diamankan peeugas untuk dimintai keterangan.
(nal/fay)











































