"Percuma merayakan hari antikorupsi. Pemegang kekuasaan belum serius memberantas korupsi," ujar anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo kepada detikcom, Rabu (9/12/2010).
Bambang mengkritik tidak ada upaya untuk membuat koruptor takut. Pemerintah malah memberikan grasi dan remisi bagi para terpidana korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menilai kinerja lembaga pemberantas korupsi masih sangat kurang. KPK yang menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi pun kinerjanya menurun.
"KPK sekarang seperti macan sirkus saja. Disuruh loncat sana, loncat sini. Ini karena ekornya dipegang. Harusnya KPK bisa jadi macan sungguhan," ungkapnya.
Bukti-buktinya menurut Bambang, bisa dilihat dari beberapa kasus yang masih mangkrak. Kasus Century dan kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Gultom contohnya.
"Dalam kasus Miranda, penerima suap dihukum. Tapi yang memberikan suap tidak dihukum. Yang punya motif suap tidak dihukum. Ini apa maksudnya?" beber Bambang.
(rdf/lia)










































