Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Sairi mengatakan, tim dokter telah melakukan pemeriksaan terhadap bagian organ dalam kedua bayi. Namun kondisi kesehatan anak ketiga dari pasangan Muslim dan Siti Hajar ini tiba-tiba saja sejak Rabu siang. Tim dokter terpaksa memasang alat bantu pernafasan dalam upaya menyelamatkan nyawa kedua bayi.
"Tim dokter menemukan kelainan pada organ dalam, terutama pada bagian jantung. Secara medis, kelainan tersebut memicu kegagalan pernafasan," kata Sairi.
Pihak keluarga kemudian membawa jenazah kedua bayi ke kampung halaman di Desa Bandar Siloh, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu malam. Rencananya, bayi malang yang diberi nama Nabila dan Naila tersebut akan dimakamkan Kamis (9/12/2010) pagi.
Nabila dan Naila lahir melalui bedah caesar di RSUP Haji Adam Malik Medan, Kamis (2/12/2010) lalu. Sejak lahir, kedua bayi mengalami dempet pada bagian dada dan perut serta mengidap kelainan jantung.
(rul/lia)











































