kandung Sultan Hamengku Buwono X Gusti Prabukusumo keluar dari Partai Demokrat. Tidak ada larangan untuk keluar dari partai.
"Kalau itu hak pribadi masing-masing. Kalau yang bersangkutan merasa tidak sesuai dengan itu dan ingin keluar, itu keputuan masing-masing," kata Andi.
Hal tersebut dia katakan di sela-sela acara Bali Democracy Forum di Nusa Dua, Bali, Rabu (8/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Partai ingin merangkul banyak mungkin. Kalau ada satu orang yang beda pendapat
dan perlu mundur ya tidak masalah," imbuhnya.
Apa beliau telah mundur resmi? " Belum, saya juga sudah berkomunikasi dengan beliau. Saya menanggapinya formal saja," ujarnya.
Presiden SBY dikabarkan meminta agar adik Sultan tersebut tidak mundur. Andi tidak menampik hal ini.
"Namanya partai merangkul sebanyak-banyaknya orang. Kalau ada pribadi-pribadi tertentu mau mundur, itu hak masing-masing orang.
(anw/rdf)











































