Boediono Ingin Perayaan Hari Ibu Punya Manfaat Jangka Panjang

Boediono Ingin Perayaan Hari Ibu Punya Manfaat Jangka Panjang

- detikNews
Rabu, 08 Des 2010 15:54 WIB
Boediono Ingin Perayaan Hari Ibu Punya Manfaat Jangka Panjang
Jakarta - Wakil Presiden Boediono menerima Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar beserta sejumlah istri para menteri KIB II panitia Hari Ibu ke-82. Wapres menginginkan perayaan Hari Ibu pada 22 Desember mendatang mempunyai manfaat dalam jangka panjang.

"Saya hanya ingin menyampaikan penghargaan. Hal-hal yang sangat bermanfaat secara kontinyu, bukan hanya pada saat perayaan," kata Wapres ketika menemui panitia Hari Ibu di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2010).

Panitia Hari Ibu 2010 terdiri dari Dewi Motik Pramono sebagai Ketua Penyelenggara. Ia saat ini juga sebagai Ketua Umum Kowani atau Kongres Wanita Indonesia. Tergabung pula dalam kepanitiaan tersebut Ketua Umum Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Vita Nova Gamawan Fauzi dan Ketua Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) Sylvia Amelia Agung Laksono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Linda Gumelar, perayaan Hari Ibu didukung oleh 6 organisasi yaitu Kowani, SKIB, TP PKK, Dharma Wanita dan lain-lain. Puncak perayaan Hari Ibu 2010 akan digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 22 Desember.

"Temanya keseteraan perempuan dan laki-laki untuk membangun karakter bangsa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan martabat," ungkap Linda.

Linda melanjutkan, perayaan Hari Ibu ini dilaksanakan di dalam dan luar negeri. Acara diisi dengan bakti sosial, ziarah pahlawan, seminar, dan sepeda santai. Mengenai bakti sosial, Dewi Motik menambahkan, akan diselenggarakan di Teluk Naga, Banten, kerjasama dengan TNI AL.

Di situ, nanti akan ada donor darah yang diikuti 521 orang, penerangan tentang pemberian ASI bukan susu formula, dan makanan tambahan.

Sementara itu, Sylvia mengatakan di Teluk Naga ada program bedah rumah kampung nelayan. Sekitar 50 rumah akan diperbaiki. Program ini dibantu oleh Kementerian Perumahan Rakyat.

"Rumah-rumah penduduk tidak punya toilet, jadi MCK di kali. Kita akan membangun sanitasi tahap pertama dan mulai 2011 diperbaiki 50 rumah. Tiap bulan akan dipantau," kata Sylvia.
(irw/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini