Syafii Maarif Segera Somasi Tabloid Suara Islam

Syafii Maarif Segera Somasi Tabloid Suara Islam

- detikNews
Rabu, 08 Des 2010 13:13 WIB
Syafii Maarif Segera Somasi Tabloid Suara Islam
Jakarta - Melalui kuasa hukumnya, Syafii Maarif, segera mengirimkan somasi kepada redaksi tabloid Suara Islam atas pemberitaan yang dinilai telah mencemarkan nama baiknya. Pada saat bersamaan juga akan diajukan surat pengaduan kepada Dewan Pers.

Demikian dipaparkan Todung Mulya Lubis selaku kuasa hukum Syafii Maarif. Hal ini dia sampaikan bersama kliennya di kantornya di Menara Mayapada, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (8/12/2010).

"Dalam 1-2 hari ini kita akan berkirim surat ke tabloid Suara Islam agar mereka meminta maaf secara terbuka kepada Syafii Maarif, sebab ini merupakan berita fitnah. Kita juga minta agar berita tersebut dicabut," ujar Todung.

Berita fitnah yang dia maksud adalah tulisan berjudul 'Multi Accident Award' yang dimuat tabloid Suara Islam edisi 19 November-13 Desember 2010. Di dalam tulisan itu ada kalimat yang berbunyi 'Ada rekayasa yang terselubung dalam pemberian award. Syafii Maarif bungkam, tidak kritis lagi setelah menerima apartemen mewah senilai Rp 2 miliar dari Aburizal Bakrie'.

"Kita juga akan melayangkan pengaduan kepada Dewan Pers," sambung Todung.

Tidak dijelaskan lebih lanjut bagaimana mekanisme bagi tabloid Suara Islam menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan kapan tenggat waktunya. Tetapi bila pemintaan maaf dan pencabutan berita itu tidak kunjung dipenuhi, maka Syafii Maarif akan menempuh jalur hukum.

"Bila sampai tidak digubris, tidak ada maksud kita tidak menghargai kebebasan pers, tapi ini adalah pencemaran nama baik dan akan kita tempuh jalur hukum," ujar Todung.

Selama kuasa hukumnya menyampaikan pemaparan, Syafii Maarif terlihat santai. Sesaat sebelumnya mantan Ketua PP Muhammadiyah yang mengenakan kemeja batik warna coklat itu memaparkan kronologi munculnya berita mengenai dirinya di tabloid Suara Islam yang menjadi masalah.

Di dalam berita, wartawan tabloid Suara Islam tidak menyebutkan secara jelas nara sumber dari informasi yang mendasari tulisannya. Sedangkan pihak Aburizal Bakrie sudah menyampaikan bantahannya mengenai kabar pemberian unit apartemen yang disebut-sebut berlokasi di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.
(lh/vit)


Berita Terkait