"Masih kami analisis. Masyarakat kami minta tidak terprovokasi," kata Kapolda Jateng, Irjen Edward Aritonang di Mapolda Jateng, Jl Pahlawan Semarang, Rabu (8/12/2010).
Rangkaian bom pertama ditemukan di dekat Mapolsek Pasar Kliwon Solo, Selasa (7/12) kemarin. Bom itu kini telah diamankan dan diteliti petugas kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edward menduga pelaku kesulitan masuk gereja, karena jauh sebelumnya kepolisian dan pihak gereja sudah mengamankan lokasi. Sebab itu, bom diletakkan di luar gereja.
"Kami minta masyarakat tenang. Kami akan berusaha segera mengungkapnya," kata Edward yang didampingi sejumlah perwira Polda.
Sejauh ini, kepolisian belum mengaitkan aksi teror itu dengan momen penting, seperti peringatan 1 Muharam, Natal, atau Tahun Baru. Mereka hanya memastikan aksi itu dilakukan untuk menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Pekan lalu, bom molotov ditemukan di Pos Polisi Klaten. Dari hasil penelusuran, bom juga ditemukan di 2 lokasi lain di Klaten. Esoknya, bom rakitan ditemukan di perbatasan Klaten-Sleman.
"Bom Sukoharjo dan Solo berbeda dengan sebelumnya (bom Klaten dan Sleman)," kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.
(try/fay)











































