Peristiwa ini terjadi di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI)di Jl Kedempel No 14, Gawungwetan, Kecamatan Serengan, Solo. Ada bekas terjangan peluru di salah satu kaca balkon lantai dua bagian depan.
Pantauan detikcom Rabu (8/12/2010), ada sebuah lubang bekas terjangan peluru diameter 5 cm pada kaca. Kaca tidak sampai pecah tapi retak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari Minggu pagi, ketika petugas kebersihan gereja, Sarfiah, membersihkan kursi jemaat, ada potongan besi kecil," kata Paulus kepada detikcom.
Logam itu diduga proyektil peluru. Di sekitarnya juga ditemukan pecahan kaca yang sangat kecil. 15 meter dari situ, baru Sarfiah melihat kaca yang berlubang.
"Proyektilnya lalu diserahkan ke sekretariat gereja," kata Paulus.
Hingga saat ini, pihak gereja tidak tahu siapa pelakunya dan apa motif dari penembakan itu.
(mbr/fay)










































