"Kami pastikan, kami akan menyediakan itu (bantuan hukum), sebagaimana yang kita lakukan kepada warga negara Australia lainnya," ujar Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd kepada ABC Radio seperti dilansir Reuters, Rabu (8/12/2010) pagi WIB.
Rudd mengatakan, sebelumnya Assange telah mengontak Konsulat Jenderal Australia di London untuk meminta bantuan konsuler. Petugas dari Konsulat Jenderal Australia, lanjut Rudd, juga turut hadir dalam sidang perdana Assange di pengadilan pada Selasa (7/12) pagi waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sidang Assange selanjutnya memang baru akan dilakukan pada pekan depan. Hakim di pengadilan City of Westminster Magistrates, London, Howard Riddle menolak permohonan Assange karena dikhawatirkan dia dapat melarikan diri.
"Ada alasan kuat, dia dapat melarikan diri jika permintaan jaminan tersebut diberikan," ujar Riddle seperti dilansir Reuters, Selasa (7/12/2010) waktu setempat.
Dalam sidang tersebut, jurnalis asal Australia, John Pilger, Sutradara Film asal Inggris, Ken Loach dan Imran Khan, menjaminkan diri ke pengadilan agar Assange tidak ditahan. Pilger yang menawarkan 20.000 poundsterling kepada pengadilan mengatakan dirinya merasa ada ketidakadilan dalam sidang ini.
"Saya sangat menghormatinya. Tuntutan untuknya ini cukup absurd dan dinilai secara absurd oleh jaksa senior di Swedia," terangnya.
(fjr/mad)











































