"Investigasi kami sedang berjalan. Untuk penangkapannya ini, merupakan urusan Inggris dan Swedia," ujar juru bicara departemen luar negeri AS, Philip Crowley seperti dilansir Reuters, Rabu (8/12/2010) dinihari WIB.
Crowley menyangkal ada kepentingan politik dari AS terkait dengan penangkapan Assange. Menurutnya, Washington sama sekali tidak terlibat tuduhan kejahatan seksual yang membuat pria asal Australia ini diadili oleh Pengadilan London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang kami selidiki adalah kejahatan terkait hukum AS. Penyediaan 250.000 dokumen rahasia dari seseorang dari dalam pemerintah ke pihak luar, merupakan
kejahatan," lanjutnya.
Assange yang ditahan Polisi London pada Selasa (7/12) pagi waktu setempat, menolak permintaan ekstradisi yang diajukan oleh otoritas Swedia. Saat ini Assange berada di dalam sel di sebuah rumah tahanan di London, setidaknya sampai sidang yang akan dilakukan pekan depan.
Pihak Assange sendiri mencurigai kasus kejahatan seksual yang disangkakan kepadanya hanyalah pembungkus motif politis dari kepentingan AS yang sangat ingin menangkapnya. AS memang sangat berkepentingan dengan Assange karena kawat-kawat diplomatik milik negara adidaya tersebut terancam disebarkan secara
luas oleh situs Wikileaks.
(fjr/mad)











































