Sanksi Fatani Harus Lebih Keras, Jangan Cuma Potong Order

Laporan dari Arab Saudi

Sanksi Fatani Harus Lebih Keras, Jangan Cuma Potong Order

- detikNews
Selasa, 07 Des 2010 23:25 WIB
Sanksi Fatani Harus Lebih Keras, Jangan Cuma  Potong Order
Madinah - Perusahaan katering Al Fatani yang sudah diberikan sanksi pemotongan 25 order pesanan makanan jamaah kembali menyajikan makanan basi. Sanksi untuk Fatani harus lebih tegas.

Sanksi lebih tegas disampaikan Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Subakin Abdul Muthalib saat ditemui wartawan di Kantor Misi Haji Indonesia Madinah, Selasa (7/12/2010).

Subakin menyesalkan Fatani yang sudah berkali-kali diberikan peringatan bahkan dijatuhi sanksi pemotongan order 25 persen kembali mengulang kesalahan yang sama. Subakin akan melakukan pertemuan dengan Tekhnis Urusan Haji (TUH) untuk membahas sanksi yang lebih keras pada Fatani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akan melakukan pertemuan dengan TUH  supaya ini ada sanksi terakhir. Bukan hanya sekadar dipotong atau dikurangi ordernya. Kasihan jamaah haji kalau mereka mengkonsumsi makanan yang tidak sehat," kata Subakin.

Subakin sudah tidak bisa menerima alasan Fatani lagi bila penyebab makanan basi adalah heater yang bermasalah. Fatani telah berjanji untuk menyediakan tekhnisi dan memberikan pelatihan pada petugas soal operasional heater, namun lagi-lagi menu yang mereka sajikan basi.

"Jadi dia jangan selalu heater dijadikan persoalan. Sekarang itu dia heater katanya sudah ada tekhnisi," kritik pria asal Semarang itu.

Menurut Subakin, Fatani juga harus meninjau ulang jam memasaknya. Jangan sampai untuk memenuhi target menyediakan makanan untuk 30 ribu jamaah, Fatani mempercepat waktu memasak sehingga makanan cepat basi.

"Jangan makan siang dia sudah mulai masak tengah malam. Jarak waktu selama itu juga mengundang makanan jadi mudah basi," papar pria penghobi fotografi dan golf itu.

Fatani dijatuhi sanksi pemotongan 25 persen dari order yang harus disediakan untuk jamaah haji Indonesia karena telah dua kali menyajikan makanan basi. Pada gelombang pertama makanan basi Fatani menyebabkan 100 jamaah kena diare. Order untuk Fatani lalu dialihkan ke Andaluz.

Selasa siang, Fatani kembali mengulang mengirimkan makanan basi pada jamaah kloter 53 embarkasi Surabaya (SUB). Menurut jamaah SUB 43, sayur Fatani sudah 3 hari ini bau sehingga jamaah hanya mengambil nasinya dan membeli sendiri lauk untuk makan.

(iy/mad)



Berita Terkait