Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hamidin mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/12) malam sekitar pukul 20.30 WIB.
"Itu isinya madu yang disimpan di dalam dus," kata Hamidin saat dihubungi wartawan, Selasa (7/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada letupan kecil karena botolnya tertutup rapat," ujar Hamidin.
Petugas sekuriti hotel lantas mencurigai barang tersebut sebagai bom. Seorang sekuriti hotel bernama Sutrisno (25) kemudian melaporkan penemuan tersebut ke Pos Polisi Thamrin.
"Laporannya ada bom," kata Hamidin.
Tidak berapa lama, petugas Gegana dari Brimob Polda Metro Jaya datang ke lokasi. Namun, setelah diperiksa tim Gegana, benda yang dicurigai sebagai bom itu rupanya hanya botol yang berisi madu.
"Setelah dicek Gegana, ternyata madu. Madu kan jika disimpan dalam tekanan tertentu bisa mengeluarkan gas," jelas Kapolres.
Dari hasil pemeriksaan, madu tersebut rupanya milik seorang perempuan WN Singapura berinisial WC. "Dia bawa madu itu untuk oleh-oleh ke Singapura," ucapnya. (mei/gah)











































