Pada bazaar internasional PBB tahun ini, Indonesia berpartisipasi dalam 3 bentuk kegiatan, yaitu promosi kerajinan tradisional khas nusantara, sajian pilihan kuliner ala Indonesia, dan promosi tarian tradisional di panggung kesenian internasional.
Partisipasi Indonesia dalam bazaar ini dikoordinasi oleh KBRI/PTRI Wina bersama dengan organisasi lainnya, seperti Darma Wanita Persatuan dan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia di Austria (PPI Austria). Masyarakat Indonesia yang tinggal di Wina juga ikut ambil bagian memeriahkan stand Indonesia dalam bazaar internasional ini.
Berbagai jenis makanan yang tersedia pada stand kuliner seperti nasi goreng bali, sate ayam, rendang, bakwan ludes tak tersisa diserbu pengunjung yang ingin mencicipi makanan Indonesia yang dikemas menggugah selera. Pengunjung di stand kerajinanpun tak kalah banyaknya. Pengunjung berebut untuk mendapatkan berbagai karya seni khas Nusantara seperti pakaian batik, lukisan batik, topi dan dompet batik yang khas dan unik.
Di panggung hiburan internasional yang diikuti oleh berbagai negara, Tari Rampak Kendang dan Renggong Manis yang dibawakan dengan sangat dinamis dan riang oleh anak-anak dan remaja yang tergabung dalam Grup Tari Gema Puspa Nusantara (GPN) juga mendapatkan sambutan meriah dari pengunjung yang hadir.
Bazaar Internasional yang diselenggarakan oleh UN Women’s Guild (UNWG) Vienna setiap menjelang akhir tahun ini diikuti oleh kurang lebih 35 negara. Tujuan utama penyelenggaraan bazaar adalah mengumpulkan dana untuk disalurkan ke berbagai lembaga sosial di seluruh dunia yang memberikan bantuan pada anak-anak korban kemiskinan, bencana alam ataupun kerusuhan sosial. Selama bertahun-tahun UNWG telah berhasil mengumpulkan dan menyalurkan lebih dari € 3,6 juta untuk dana amal anak-anak di seluruh dunia.
(sal/gah)











































