"Saya baru mempertanyakan ke bidang pengamanan. Sekarang sedang di dalam pengurusan asuransi Jasa Raharja," ujar Manajer Pengendalian BLU TransJ, Gunarjo, kepada detikcom, Selasa (7/12/2010).
Jempol Eko putus karena terjepit pintu Bus TransJ saat dia menumpang bus TransJ Koridor VI, jurusan Dukuh Atas-Ragunan. Dia naik dari halte Patra Kuningan. Di halte Depkes, dua orang memaksa masuk ke bus yang penuh sehingga membuat Eko terdesak dan jempolnya terjepit pintu bus yang menutup otomatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu menjadi tanggungjawab petugas keamanan di bus tersebut," terang Gunarjo.
Sementara ini, Gunarjo menuturkan, pihaknya mendesak semua operator TransJ agar semakin memperhatikan keamanan penumpang. Sehingga kejadian seperti yang dialami Eko tidak terulang lagi.
"Kita sudah minta agar operator menempel stiker tanda rawan kejepit. Saya harap ini segera ditaati," imbau Gunarjo.
(van/ndr)










































