"Kita generasi muda ICMI prihatin kalau ICMI akan diarahkan oleh orang untuk kepentingan jangka pendek. Kami tidak rela Presidium ICMI diisi oleh politisi, ICMI bebas kepentingan politik manapun," ujar tokoh muda ICMI, Ali Mundakir, kepada detikcom, Selasa (7/12/2010).
Kekhawatiran ini disampaikan Ali mengingat sejumlah politisi handal tanah air ikut mengadu nasib untuk menduduki posisi puncak di ICMI. Sebut saja Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso dan Menteri Kehutanan Zulkifly Hasan masih optimis akan lolos menjadi Presidium ICMI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mau berjuang tanpa pamrih ya silahkan di dewan pakar sebagai penasehat," pintanya.
Namun agaknya keinginan Ali tak mudah direalisasikan. Pasalnya para politisi tersebut mulai membangun dukungan agar memenangkan voting dalam pemilihan Presidium ICMI yang menyisakan 11 kandidat.
"Oleh karena itu kita terus konsolidasi agar tidak terpecah belah karena kami ingin ICMI tetap berkembang, dipimpin Presidium yang anggotanya memiliki keahlian berbagai macam," papar Ali.
Sementara ini sidang pemilihan Presidium ICMI terus berjalan alot. Saat ini tengah terjadi perdebatan terkait mekanisme pemilihan Presidium ICMI.
"Kami tetap ingin agar dilakukan musyawarah mufakat bukan voting," tandasnya.
(van/ndr)










































