Hati-hati! Kasus Pelecehan Timpa Jamaah Wanita

Laporan dari Arab Saudi

Hati-hati! Kasus Pelecehan Timpa Jamaah Wanita

- detikNews
Selasa, 07 Des 2010 01:00 WIB
Hati-hati! Kasus Pelecehan Timpa Jamaah Wanita
Jakarta - Jamaah perempuan sebaiknya lebih berhati-hati bila berada di kamar penginapan sendirian. Ada  jamaah perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual.

Kasus tersebut menimpa jamaah  dari kloter 18 embarkasi Batam yang menginap di Hotel Al Mukhtara Plaza Sektor II Madinah, Senin (6/12/2010).

Sekitar pukul 10.30 waktu Arab Saudi, jamaah perempuan asal Pontianak, Kalimantan Barat itu ada di kamar penginapan sendirian. Kebetulan saat itu, si jamaah sedang datang bulan sehingga ia tidak ikut salat di Masjid Nabawi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena sendirian, perempuan itu pun bermaksud mengunci kamar. Namun tiba-tiba ada seorang pria yang bertugas sebagai petugas kebersihan nyelonong masuk. Si pria membekap mulut jamaah perempuan itu  dan membawanya ke pojokan.

"Saya coba tendang, pukul dan akhirnya bisa lepas. Saya langsung teriak sekeras-kerasnya minta tolong," kata jamaah berusia 30 an itu dengan suara masih bergetar.

Teriakan itu membuat si pelaku kabur. Teriakan itu juga didengar jamaah di kamar lain yang kemudian mengejar pria tersebut. Tapi si pelaku tidak berhasil ditangkap.

Peristiwa tersebut bukan kasus pertama. Sebelumnya, pada Kamis (2/12/2010),  ada pegawai Hotel Mukhtara yang kurang ajar terhadap jamaah wanita yang juga sedang sendirian di kamar. Pria itu tiba-tiba masuk kamar dan menawari uang 500 riyal pada jamaah wanita itu dengan maksud jahat. Si jamaah awalnya mengira pria itu ingin menukar uang.

"Saya bilang saya tidak punya uang kecil. Tapi, dia maksa dan terus mepet saya. Saya baru paham dia mau membeli saya, saya langsung saja berteriak menyuruhnya keluar dan dia lari keluar," cerita jamaah tersebut.

Saat ini satu pelaku sudah tertangkap dan lainnya masih dikejar.

Kepala Daker Madinah Subakin Abdul Muthalib sangat menyesalkan kejadian tersebut. Ia menegur pihak hotel agar bersikap keras dan memecat dua pegawainya yang sudah kurang ajar pada jamaah wanita Indonesia.

"Ini peristiwa yang memalukan. Pasti pelaku itu akan dipecat," tegas Subakin usai menemui dua korban tersebut.

Subakin meminta agar suami korban membuat laporan agar kasus tersebut bisa ditindaklanjuti.

Kepada jamaah wanita, Subakin mengimbau agar lebih berhati-hati yakni dengan tidak berada di kamar sendirian. Bila sedang berhalangan, disarankan jamaah wanita bergabung dengan jamaah lainnya atau menunggu di lobi hotel


(iy/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads