JK: Gagasan Perdamaian Saja Tidak Cukup

JK: Gagasan Perdamaian Saja Tidak Cukup

- detikNews
Senin, 06 Des 2010 19:47 WIB
JK: Gagasan Perdamaian Saja Tidak Cukup
Jakarta - Setiap gagasan dan pemikiran tentang perdamaian memang sangat diperlukan. Namun, untuk menciptakan perdamaian yang nyata di tengah masyarakat, gagasan saja tidaklah cukup. Harus disertai dengan pelaksanaan.

"Pemikiran dan gagasan tentang perdamaian harus dilaksanakan. Pemikiran saja tidak cukup untuk menciptakan kedamaian," kata Mantan Wapres Jusuf Kalla.

Hal itu dikatakan JK dalam  peluncuran buku 'Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian: KH Abdurrahman Wahid dan Daisaku Ikeda' di Pusat Kebudayaan Soka Gakkai di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/12/2010).

Menurut JK, gagasan penting dalam hal memahami perbedaan satu sama lain. Namun, membiacarakan perdamaian tidak cukup dalam konteks wawasan, tetapi juga dalam konteks implementasi.

Dia mengatakan, konflik antarsuku dan agama justru paling banyak terjadi saat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi Presiden. Padahal, Gus Dur dikenal dengan konsep pluralismenya.

"Konflik terbanyak di zaman itu. Poso, Ambon, muncul justru pada saat beliau (memimpin) yang mempunyai gagasan. Artinya kita tidak melaksanakan gagasan dengan baik, kita butuh waktu yang lama untuk melaksanakan gagasan itu," kata JK.

JK mengatakan, pada dasarnya setiap manusia adalah cinta damai, dan semua agama mengajarkan kedamaian. Menurut JK, yang menjadi penyebab ketidakharmonisan dan konflik di masyarakat adalah ketidakadilan.

"Konflik di Indonesia dimulai dari adanya ketidakadilan. Konsep baik, gagasan baik, tapi pelaksanaan keadilan yang menentukan negara itu baik," kata JK.

Karenanya, kata JK, keadilan harus diwujudkan oleh negara. Selain itu, warga masyarakat juga harus saling bahu membahu untuk mengatasi ketidakadilan itu.

"Jadi bagaimana mewujudkan keadilan yang makmur, makmur yang adil," kata JK.

(lrn/van)


Berita Terkait