"Kami lintas fraksi di DPR sedang menggalang penggunaan hak interpelasi peran,fungsi dan kedudukan satgas PMH," kata anggota fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/12/2010).
Hak itu akan digunakan untuk mempertanyakan peran satgas selama ini dalam penegakan hukum. Bagi Bambang, apa yang dilakukan satgas dianggap sudah berlebihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya soal keluhan satgas yang merasa ada upaya pembusukan terhadap mereka akhir-akhir ini, Bambang malah berbalik bertanya. Bagi dia, satgas justru digunakan sebagai alat istana untuk menghantam lawan.
"Lho, siapa yantg membusuki siapa? yang masyarakat tangkap kesannya justru satgas jadi alat politik istana untuk menghantam lawan. Padahal pemilu kan masih jauh," tutupnya.
Sebelumnya, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum menuding ada ulah dari segelintir orang yang melakukan upaya pembusukan. Satgas diserang dengan berbagai isu tidak sedap, termasuk tudingan menggiring keterlibatan perusahaan milik kelompok Bakrie dalam kasus Gayus.
"Belakangan ini ada upaya pembusukan yang dilakukan oleh segelintir orang terhadap Satgas Pemberantasan Mafia Hukum (PMH) dengan tuduhan bahwa Satgas PMH merupakan alat politik untuk menjatuhkan partai politik tertentu," kata Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, M Natsir Kongah dalam siaran pers, Senin (6/12).
(mad/ndr)











































