Berdasarkan pantauan detikcom, Senin (6/12/2010) hujan mulai mengguyur wilayah Yogyakarta sejak pukul 12.00 WIB. Dua jam kemudian, tanda-tanda air mulai meluap tampak.
Warga yang tinggal di kawasan Ledok Terban Kecamatan Gondokusuman, Ledok Jogoyudan Kecamatan Jetis, Ledok Tukangan, Gemblakan Bawah Kecamatan Danurejan, Ledok Ratmakan dan Prawirodirjan Kecamatan terus bersiaga. Sebagian warga terutama anak-anak, ibu-ibu dan lansia mulai diungsikan sementara di tempat
aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Air bercampur lumpur yang mengalir dengan deras, berwarna coklat pekat. Sedangkan material batu-batuan besar dan batang pohon tidak tampak.
Warga bersama relawan tampak bersiaga tidak jauh dari sekitar lorong-lorong dan rumah warga dengan membawa peralatan seperti tali dan pelampung. Mereka juga terus berhubungan menggunakan alat handy talky (HT) dengan relawan yang memantau di Kali Boyong, di dam-dam bagian atas di kawasan di Purwobinangun Pakem yang merupakan hulu Kali Code.
"Ketinggian air memang tidak setinggi seperti yang terjadi pada banjir sebelumnya. Tapi kami tetap siaga karena hujan turun sudah lebih dari 3 jam dan aliran air dari atas masih tinggi," kata Hartanto warga Ledok Prawirodirjan, Gondomanan.
(bgs/fay)











































