Suara Islam: Silakan Syafii Maarif Lapor ke Dewan Pers

Suara Islam: Silakan Syafii Maarif Lapor ke Dewan Pers

- detikNews
Senin, 06 Des 2010 16:59 WIB
Jakarta - Kubu Suara Islam siap menghadapi Syafii Maarif di Dewan Pers terkait pemberitaan terkait sumbangan apartemen senilai Rp 2 miliar dari Aburizal Bakrie alias Ical. Pemberitaan itu pun dinilai sudah melalui prosedur, Syafii dipersilakan menggunakan hak jawab.

"Tidak masalah, itu bagian dari kebebasan pers. Gunakan hak jawab, standar saja," kata pengacara Suara Islam, Munarman saat dihubungi detikcom, Senin (6/12/2010).

Suara Islam akan menunggu mediasi dari Dewan Pers. Namun Munarman mengaku menyimpan rasa khawatir akan keobjektifan Dewan Pers.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertanyaan saya, bisa nggak Dewan Pers objektif kepada media Islam. Kalau ke Playboy kan sikapnya jelas mendukung, bahkan sampai ke kejaksan," ujar Munarman.

Terkait pemberitaan Syafii Maarif menerima apartemen senilai Rp 2 miliar, Munarman yakin kalau redaksi Suara Islam sudah melakukan langkah yang benar. "Itu banyak sumbernya, pasti sudah di-kroscek," tutupnya.

Rencananya, Buya Syafii akan menggelar jumpa pers mengenai hal ini pada Rabu (8/12/2010). Menurut Fajar Riza Ul Haq, Direktur Maarif Institute, Buya akan melaporkan tabloid Suara Islam ke Dewan Pers. Buya meminta pihak Suara Islam meminta maaf dan mengklarifikasi berita tersebut.

Menurut Fajar, tudingan di Suara Islam itu fitnah dan mencemarkan nama baik Buya. Tudingan itu juga tidak masuk akal. "Ini fitnah. Apalagi selama ini, Buya sangat kritis terhadap penanganan lumpur Lapindo. Di mata Buya, lumpur Lapindo adalah human error, bukan bencana alam," kata Fajar.

Pihak Bakrie, yakni Wasekjen Partai Golkar Lalu Mara juga saat dihubungi telepon selulernya tidak memberikan respons. Rizal Mallarangeng juga tidak bisa dihubungi.
(ndr/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini