Direktur Konservasi Sinai Selatan, Mohammed Salem mengatakan, serangan yang dilakukan Hiu itu sangat mengerikan. Tangan wanita tersebut putus akibat gigitan Hiu. Dia pun tewas beberapa menit kemudian.
Serangan itu dilakukan hanya beberapa hari setelah pantai kembali dibuka usai turis asal Ukraina dan Rusia mengalami hal yang serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantai ini pun kini kembali ditutup. Pemerintah belum bisa menentukan kapan kawasan ini akan kembali bisa dinikmati oleh turis.
Pemerintah masih menunggu keputusan dari pihak berwenang yang memastikan pantai ini telah aman dari ancaman teror Hiu pembunuh. (mok/her)











































