"Memang ada perusahaan katering yang tidak memberikan pelayanan dengan baik pada jamaah. Ada 4 (perusahaan) kalau tidak salah," ujar Suryadharma usai menghadiri pembukaan Muktamar V ICMI, di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/12/2010) malam.
Suryadharma enggan merinci nama-nama perusahaan yang ia maksudkan tersebut. Namun atas hal tersebut, Kementerian Agama dan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji akan segera melakukan evaluasi atas kinerja 4 perusahaan ketering asal Arab Saudi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Agama pun berjanji akan memberikan sanksi tegas bila 4 perusahaan tersebut terbukti lalai menjalankan tugasnya mengurusi katering untuk jamaah haji Indonesia. 4 perusahaan jasa katering itu terancam tidak diikut sertakan dalam lelang jasa katering untuk tahun depan.
"Ya pastinya ada konsekuensi dan tidak akan kita ikut sertakan lagi ke depan," tegas Suryadharma.
Sebelumnya jamaah haji Indonesia mengeluhkan pelayanan haji kali ini terutama soal jasa katering. Makanan yang diberikan oleh para perusahaan katering dari Saudi ini beberapa ditemukan basi. Bahkan perusahaan katering Al Fatani dikenai sanksi pemotongan 25 persen order pemesanan makanan jamaah. Order 25 persen atau untuk 5 kloter dialihkan ke Andaluz. (lia/her)











































