Truk naas berwarna kuning bernopol AA 1315 NB itu disopiri oleh Resma (27) warga Dusun Selo Ireng, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Magelang. Muhyudi (45) warga sekitar yang melihat kejadian menuturkan, saat itu belasan penambang berani mengangkut dan menambang pasir di bantaran Kali Putih, Kecamatan Salam, Magelang karena cuaca cerah.
"Sekitar lima truk yang sudah mengangkut pasir sebanyak lima kali sehingga kita berani menambang pasir," tegas Muhyudi saat ditemui detikcom di tempat kejadian Minggu (5/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada tanda-tanda tiba-tiba banjir lahar dingin datang begitu besar. Resma bersama belasan buruh "senggrongโ (tukang keruk pasir tradisional) langsung melarikan diri ke tepian menjauh dari sungai," tegas Muhyudi.
Truk langsung dihantam dan terseret banjir lahar dingin dengan membawa banyak material berupa pasir, lumpur dan puing-puing pepohonan sepanjang 15 meter dan langsung terguling sebanyak lima kali.
Ratusan penambang lain kaget melihat salah satu truk terseret oleh banjir lahar dingin yang datang secara tiba-tiba. Truk naas itu hingga kini belum bisa dievakuasi naik ke atas sungai.
(mok/mok)











































