Majikan Sering Pukul Sumiati Sampai Berdarah

Laporan dari Arab Saudi

Majikan Sering Pukul Sumiati Sampai Berdarah

- detikNews
Minggu, 05 Des 2010 17:06 WIB
Majikan Sering Pukul Sumiati Sampai Berdarah
Madinah - Sumiati disiksa sedemikian kejam. Akibat luka-lukanya yang sangat parah, ia harus menjalani operasi berulang kali. Mengapa majikan Sumiati menyiksa TKW asal Dompu, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu dengan begitu kejam?

Sumiati hingga Minggu (5/12/2010) kini masih dirawat di RS King Fahd, Madinah. Ia akan menjalani operasi paru-paru setelah sebelumnya menjalani operasi kulit kepala.

Ada sekitar 60 perawat Indonesia di RS King Fahd yang siap membantu Sumiati. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta para perawat Indonesia itu agar betul-betul menjaga putri pasangan Salam Mustafa dan Makani tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini ada suster Nur, yang menjaga Sumiati. Tadi saya titipi untuk mendampingi dan merawat Sumiati," kata Muhaimin usai menengok Sumiati di RS King Fahd.

Suter Nung Nurhayati yang dipanggil Muhaimin kemudian mendekati Menakertrans itu yang sedang diwawancarai wartawan di RS King Fahd. Suster yang sudah bekerja selama 23 tahun di RS King Fahd itu menjelaskan Sumiati masih akan menjalani serangkaian operasi.

"Setelah operasi kepala, saat ini ia akan masuk operasi paru-paru. Setelah itu akan operasi bibir, hidung dan penumbuhan rambut," kata Suster Nur.

Kulit kepala Sumiati rusak akibat sering ditusuk-tusuk oleh majikan. Bibirnya juga luka parah karena ditusuk dengan besi. Hidungnya patah karena dipukul dengan benda tajam. Sedangkan punggungnya juga patah akibat sering ditendangi.

"Operasi paru-paru akan selesai dalam 3-4 jam," kata Suster Nur.

Mengapa Sumiati dianiaya begitu kejam? Suster Nur yang terus mendampingi Sumiati itu mengaku tidak tahu. Ia hanya menyatakan dari cerita Sumiati, sang majikan yakni janda Khalid Saleh Alkhamimi suka menyiksa tanpa alasan yang jelas.

"Ibunya suka mukul-mukul saja, kalau mukul sampai darah keluar," kata Suster Nur.

(iy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads