"Saya berpikir untuk mencanangkan gerakan nonstop kekerasan terhadap anak baik pornografi, tayangan sinetron yang penuh kekerasan, tayangan film yang penuh kekerasan yang kemudian mudah ditiru anak kita," kata Kak Seto di rumahnya, Perum Cirendeu Permai, Jalan Lebak Bulus Raya, Minggu, (5/12/2010).
Menurutnya, dampak dari buruknya lingkungan mengakibatkan anak berperilaku nakal. "Kita harus berupaya agar menciptakan dunia yang ramah anak, keluarga yang ramah anak, Jakarta yang ramah terhadap anak," tambah Kak Seto didampingi Kapolsek Ciputat, Kompol Alip.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia anak tiri? Ya itu pengakuan dia, apakah pengakuan anak di bawah umur bisa dijadikan dasar hukum? Bagi saya, itu kreativitas anak, terserah. Biarkan saja. Kalau nggak ada anak bandel, ya nggak ada panti sosial dong. Nakal dan bandel itu manusiawi," ujar ayah Nabila, Haikal, di tempat yang sama.
Menurut Haikal, anaknya memiliki kelainan yaitu suka kabur dari rumah. Saat ditemukan di tol Pondok Indah, itu adalah kali kedelapan Nabila kabur.
(asp/nrl)










































