"Tersangka sempat membeli 2 pistol jenis revolver di Malaysia dari hasil uang rampokan di CIMB Medan," ujar Direktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kombes Petrus Golose, saat jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/12/2010).
Petrus mengatakan, Fadli ditangkap di Johor oleh Polisi Diraja Malaysia karena kedapatan membawa senjata api di tasnya. Dalam tas Fadli juga ditemukan uang 16 ribu Ringgit Malaysia dan Rp 5 juta hasil dari perampokan di Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli dibawa dari Malaysia dan tiba di bandara Soekarno-Hatta pukul 18.20 WIB tadi. Fadli langsung dibawa ke Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok dengan dikawal ketat oleh 5 mobil iring-iringan polisi.
(mpr/lrn)










































