"Bila tidak ditangani secara hati-hati oleh pemerintah negara-negara di dunia apa yang dilakukan oleh WikiLeaks berpotensi untuk menggoyahkan stabilitas dunia yang ada. Reaksi dan kemarahan para elit negara yang dilaporkan oleh Perwakilan AS ke Washington merupakan sumber bagi ketidakstabilan dunia," kata Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Prof Hikmahanto Juwana dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (4/12/2010).
Menurut Hikmahanto, WikiLeaks berpotensi mengubah sikap negara-negara dunia bila berhubungan dengan AS, khususnya para diplomat mereka. Kepercayaan akan berubah menjadi kecurigaan dalam berinteraksi dengan para pejabat AS. Para elit pemerintahan negara-negara akan bersikap ekstra hati-hati bila berhubungan dengan AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, informasi yang dibocorkan oleh WikiLeaks dapat memperuncing hubungan antar negara-negara yang bertetangga, negara-negara dalam suatu kawasan, bahkan negara-negara yang dikatagorikan sebagai adi daya. Hal ini karena berdasarkan informasi dari berbagai Perwakilan AS, diketahui bagaimana sikap satu pemimpin dalam bentuk yang asli terhadap pemimpin lainnya.
"Apa yang dilakukan oleh WikiLeaks berpotensi untuk menggoyahkan stabilitas dalam negeri suatu negara. Informasi akan digunakan untuk menjatuhkan para elit politik satu sama lain yang ada dalam negara tersebut," imbuhnya.
Yang selanjutnya menjadi pertanyaan adalah, apakah perubahan seperti ini yang menjadi tujuan dari Julian Assange dan kawan-kawannya? Bila memang demikian apakah ini merupakan kebaikan bagi dunia? Atau malah sebaliknya?
"Saat ini pemerintah AS tidak menolak ataupun membenarkan informasi yang dibocorkan oleh WikiLeaks. Suatu sikap yang patut diapresiasi untuk mencegah dampak buruk. Namun dari berbagai langkah kebijakan pemerintah AS sepertinya informasi yang dibocorkan merupakan suatu kebenaran.
"Kini segala sesuatu akan berpulang pada kedewasaan dunia dan pemerintahan masing-masing negara dalam menyikapi informasi yang dibocorkan oleh Wikileaks. Tentu dunia dapat mengambil hikmah dari apa yang dilakukan oleh Wikileaks, termasuk bagaimana bersikap dengan AS," tutupnya.
(anw/gah)











































