"Belum ada indikasi terorisme. Kita akan dalami berbagai kemungkinan," ujar Kapolres Jakut Kombes Pol Andap Budi kepada detikcom, Sabtu (4/12/2010).
Menurut Andap, pihaknya sementara menyimpulkan penggerebekan di Koja mengarah pada kepemilikan senjata api dan bahan peledak, pemalsuan uang kertas, dan penyalahgunaan narkoba. Polisi belum mengarah pada indikasi terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bekerja bukan hanya berdasarkan pengakuan tapi dari bukti-bukti yang ada," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, polisi menggerebek sebuah kantor PT Philia Mandiri Sejahtera di Jalam Walang Permai nomer 4, Koja, Jakarta Utara. Dari penggledehan ditemukan 10 senjata laras panjang dan dua buah senjata laras pendek, termasuk 6 buah TNT dan 4 buah detonator.
Polisi juga menemukan alat cetak uang senilai Rp 100 ribu, 50 ribu dan 20 ribu, dan sisa sabu seberat 0.6 gram beserta alat hisapnya.
(nik/anw)










































