Polisi Belum Temukan Indikasi Terorisme di Penggerebekan Koja

Polisi Belum Temukan Indikasi Terorisme di Penggerebekan Koja

- detikNews
Sabtu, 04 Des 2010 12:04 WIB
 Polisi Belum Temukan Indikasi Terorisme di Penggerebekan Koja
Jakarta - Polisi belum menemukan adanya indikasi terorisme pada penggerebekan bahan peledak jenis TNT aktif dan airsoftgun laras panjang di Koja, Jakarta Utara. Polisi masih mendalami ke arah itu.

"Belum ada indikasi terorisme. Kita akan dalami berbagai kemungkinan," ujar Kapolres Jakut Kombes Pol Andap Budi kepada detikcom, Sabtu (4/12/2010).

Menurut Andap, pihaknya sementara menyimpulkan penggerebekan di Koja mengarah pada kepemilikan senjata api dan bahan peledak, pemalsuan uang kertas, dan penyalahgunaan narkoba. Polisi belum mengarah pada indikasi terorisme.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atas penggerebekan pada Jumat (3/12) dini hari, polisi menetapkan dua orang tersangka yakni Hani Sapta Prabowo dan Arsudin (52) dan. Namun menurut Andap, keduanya masih menutup diri, belum mau terbuka banyak.

"Kita bekerja bukan hanya berdasarkan pengakuan tapi dari bukti-bukti yang ada," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, polisi menggerebek sebuah kantor PT Philia Mandiri Sejahtera di Jalam Walang Permai nomer 4, Koja, Jakarta Utara. Dari penggledehan ditemukan 10 senjata laras panjang dan dua buah senjata laras pendek, termasuk 6 buah TNT dan 4 buah detonator.

Polisi juga menemukan alat cetak uang senilai Rp 100 ribu, 50 ribu dan 20 ribu, dan sisa sabu seberat 0.6 gram beserta alat hisapnya.
(nik/anw)


Berita Terkait