Dibujuk Polisi, Massa Bendera Akhirnya Tinggalkan KPK

Dibujuk Polisi, Massa Bendera Akhirnya Tinggalkan KPK

- detikNews
Jumat, 03 Des 2010 20:30 WIB
Jakarta - Niat massa Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) untuk melangsungkan aksi demonstrasi semalam suntuk di depan Kantor KPK tidak terealisasi. Setelah tiga kali dibujuk aparat Kepolisian, mereka akhirnya mau membubarkan diri meski berjanji besok akan kembali lagi.

Massa Bendera mulai meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 19.50 WIB. Mereka diangkut menggunakan bus yang telah disediakan oleh pihak kepolisian.

"Tadi mereka niatnya mau di sini semalaman. Namun setelah kami melakukan negosiasi
tiga kali , akhirnya mau membubarkan diri," ujar Kapolsek Setiabudi Aries Syahbudin
di Kantor KPK, Jumat (3/12/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diberitakan sebelumnya massa bendera hari ini mendatangi kantor KPK sejak
pukul 14.00 WIB siang tadi. Selain berorasi mereka menggelar aksi jahit mulut yang
dilakukan oleh dua anggota Bendera.

Dua anggota yang dijahit mulutnya tersebut yang diketahui bernama Endo Kosasih
(26), dan Alo (27) juga masih mengikuti aksi ini sampai malam. Keduanya berbaring di
atas bendera besar, dan dikeliling oleh anggota-anggota yang lain.

Sementara itu satu kompi polisi dari satuan Brimob sudah berjaga di halaman gedung
KPK. Mereka memang sudah berada di kantor KPK sejak pagi tadi untuk mengamankan
situasi.

"Mereka mengatakan akan kembali lagi besok. Saya bilang, ya silakan saja. Tapi yang
jelas malam ini sudah cukup karena sudah melanggar jam ketentuan," terang
Aries.

Sementara itu, koordinator aksi massa Bendera, Mustar Bonaventura mengatakan bahwa proses negosiasi antara pihaknya dengan kepolisian tidak berjalan mulus. Menurut Mustar massa Bendera terpaksa meninggalkan gedung KPK karena sebelumnya mereka dilempari polisi dengan gas air mata.

"Pukul 17.00 perwakilan kami bertemu dengan staf KPK untuk meminta diizinkan
menginap. Tapi mereka menolak. Namun kami memutuskan bertahan," ujar Mustar kepada detikcom.

Mustar mengakui setelah maghrib, Kepolisian mendesak massa Bendera untuk meninggalkan KPK. Namun massa tetap bertahan. "Kami juga diangkut paksa menggunakan mobil tahanan," pungkasnya. (fjr/mad)


Berita Terkait