Banjir lahar dingin kiriman dari lereng Gunung Merapi terjadi sejak pukul 15.00 WIB, Jumat (3/12/2010). Bersamaan dengan itu, wilayah Kota Yogyakarta juga terjadi hujan lebat. Material banjir yang masuk ke Kali Code tidak hanya lumpur saja tapi juga batuan-batuan sungai dari hulu Kali Boyong yang ada di kawasan lereng Merapi.
Berdasarkan pantauan detikcom, banjir kali ini tidak sebesar seperti yang terjadi pada hari SeninΒ (29/11) lalu. Namun karena di sepanjang bantaran sungai masih banyak timbunan material, airpun meluap hingga pemukiman yang ada di dekat tanggul. Meski tanggul sudah ditinggikan dengan menumpuk ratusan karung pasir, tetap tidak mampu menahan luapan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kawasan Ledok Terban dan di selatan Jembatan Gondolayu, air yang memasuki pemukiman sudah mencapai 20-40 cm. Hal serupa juga terjadi kawasan Ledok Tukangan, Gemblakan bawah, Kampung Juminahan bawah ketinggian air juga mencapai 30 cm.
Warga yang rumah-rumahnya kebanjiran langsung menyelamatkan barang-barang berharga. Beberapa peralatan rumah seperti televisi, lemari es dan pakaian ada yang dititipkan ke rumah tetangga yang lebih tinggi letaknya.
(bgs/fay)











































