Polisi Yakin Bom Klaten & Sleman Hanya Untuk Takuti Warga

Polisi Yakin Bom Klaten & Sleman Hanya Untuk Takuti Warga

- detikNews
Jumat, 03 Des 2010 18:39 WIB
Salatiga - Polisi yakin bom rakitan di Klaten dan bom di Sleman yang ditemukan dalam rentang waktu tak terlalu lama, bukan untuk diledakkan. Tapi hanya untuk menakut-nakuti masyarakat.

"Kalau dilihat dari olah TKP-nya, sepertinya tidak untuk diledakkan," kata Kabid Humas Polda Jateng AKBP Djihartono saat jumpa pers bersama Polres Salatiga di Salib Putih, Salatiga, Jumat (3/12/2010).

Djihartono menyatakan kejadian itu membuat keresahan di tengah masyarakat. Untuk itu, polisi berusaha sekuat tenaga mengungkap kasus tersebut agar situasi tetap kondusif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengantisipasi hal serupa, Djihartono mengatakan, polisi akan bekerja ekstra untuk pengamanan berbagai lokasi, seperti obyek vital, tempat ibadah, dan lain-lain. Apalagi saat ini mendekati momen Natal dan Tahun Baru.

"Kasus ini jadi prioritas kita. Tim sudah dibentuk dan barang bukti diteliti di Labfor," jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Djihartono menyatakan, penemuan bom di Klaten dan Sleman itu diduga berasal dari kelompok yang sama. Keduanya bersifat low explosive.

"Setelah dicocokkan, kemungkinannya (pelaku) sama," kata Djihartono singkat.

Sebagaimana diberitakan, bom molotov ditemukan di Pos Polisi depan RS Klaten, di tempat ibadah di Polanharjo, dan perbatasan Klaten-Sleman, pekan lalu. Belum bisa dipastikan apakah bom-bom itu milik kelompok teroris.

(try/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini