"Saya nggak setuju, nggak masalah kan Gubernur dari parpol," kata Jubir Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa, dalam 'Dialektika Demokrasi' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/12/2010).
Menurut Agun, Sultan tidak perlu melepas jaket parpolnya hanya agar bisa mencalonkan diri sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Agun mengatakan, setiap warga negara berhak untuk maju menjadi kepala daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika ada pelarangan, hal itu sama saja dengan melanggar undang-undang."Nggak ada alasan melarang siapapun jadi gubernur, kalau melarang Sultan itu inkonstitusional," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan sejumlah pihak meminta Sultan sebagai Raja Yogyakarta melepas jubah parpolnya dan menjadi simbol yang netral. Hal ini dianggap penting untuk menjaga keistimewaan Yogyakarta.
(ken/fay)











































