"Saya kenal banyak orang di depan saya, saya kenal muka-muka mereka. Bahkan ada dari kampung saya," ujar Boediono sambil tersenyum, mengawali sambutannya di Gedung II Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (3/12/2010).
"Saya tadi disiapkan sambutan yang cukup baik. Tapi saya ingin nomong langsung, saya ingin ngomong lebih enak. Tapi mungkin dengan begini tidak akan merespon poin per pointnya," lanjut Boediono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Luca pacioli, the father of accounting, semua pasti taukan," ucap Boediono menyebut nama pakar ekonomi yang disambut anggukan para hadirin.
Ia lalu menjelaskan jika Luca adalah bapak Akuntasi. Pada tahun 1944 Luca tetap menekankan pentingnya aspek etika dalam Akuntan publik.
"Akuntan bisa membuat orang masuk penjara, dan juga bisa kaya sesaat. Itulah konspirasi-konspirasi yang menjadi pilihan. Di situlah pentingnya menjaga etika," terangnya.
Boediono meminta agar etika personal sebagai akuntan publik selalu dijaga. Ia juga tidak menampik jika dalam profesi ini kadang adalah dilematis.
"Semua personal etik jangkarnya pada hati kita. Kita bisa membuat aturan-aturan yang baik, tapi pelaksanaannya kembali ke kita," jelasnya.
(gun/mok)











































