"80 organisasi ini secara aktif beroperasi di AS dengan anggaran tahunan ditaksir mencapai 2 miliar dolar," kata Menteri Intelijen Iran Heidar Moslehi seperti dilansir media Iran, Press TV, Jumat (3/12/2010).
"Ada berbagai institusi dan badan-badan serupa di dalam dan luar Iran, yang misinya terutama difokuskan untuk menggulingkan pemerintahan Islam di negara ini," tandasnya.
Menurut petinggi Iran itu, musuh-musuh Iran telah terlibat dalam rencana jangka panjang selama 19 tahun terakhir untuk melancarkan kudeta terhadap pemerintahan Iran.
Sebelumnya, Moslehi menyebutkan bahwa tiga badan intelijen asing yakni CIA, Mossad dan MI6 terlibat dalam serangan bom yang menewaskan seorang ilmuwan nuklir Iran pada Senin, 29 November lalu.
Dikatakan Moslehi, otoritas Iran telah menangkap beberapa orang yang diduga berada di balik serangan bom tersebut. Ilmuwan nuklir Iran, Dr. Majid Shahriari tewas dalam serangan bom di Teheran tersebut.
Sedangkan ilmuwan nuklir Iran lainnya, Profesor Fereydoun Abbasi mengalami luka-luka dalam serangan serupa di lokasi berbeda di Teheran. Dalam serangan itu, bom-bom tersebut dipasang di mobil-mobil kedua ilmuwan tersebut.
(ita/nrl)











































