Takut Gempa Susulan, Sebagian Warga Padang Mengungsi di Jalan Bypass

Takut Gempa Susulan, Sebagian Warga Padang Mengungsi di Jalan Bypass

- detikNews
Jumat, 03 Des 2010 15:11 WIB
Jakarta - Gempa 4,2 SR yang terasa kuat di Padang yang memicu masyarakat kepanikan setempat masih berdampak hingga kini. Sebagian warga memilih tetap mengungsi di tempat yang aman.

"Kondisi di Padang mulai normal. Tapi masih ada sebagian warga yang bertahan di Jalan Bypass," kata Kabid Humas Polda Sumatera Barat AKBP Kawedar kepada detikcom, Jumat (3/12/2010).

Kawedar menjelaskan, Jalan Bypass adalah lokasi yang dinyatakan aman jika terjadi terjangan tsunami. Jalan ini berjarak cukup jauh dari pantai dan kondisi jalannya sangat lapang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat gempa tadi ribuan orang menyelamatkan diri menuju jalan ini," katanya.

Kawedar menyatakan, eksodus warga ke jalan ini membuat lalu lintas di kota itu semerawut. Warga Padang dengan menggunakan mobil dan motor berusaha menuju jalan itu.

"Mereka masih ada yang bertahan di Bypass karena trauma dan takut terjadi gempa susulan," katanya.

Kawedar mengungkapkan, sesaat setelah terjadi gempa, warga juga menyerbu SPBU di Padang. Hampir semua SPBU di Padang dipenuhi pembeli.

"Jadi warga bersiap-siap mengisi bensin untuk berkendara sejauh mungkin," katanya. Mereka mengisi bensin karena takut terjadi tsunami yang bisa jadi terjadi 30 menit kemudian.

Selain mengisi bensin, warga juga mengemasi barang-barang mereka dan menjemput anak-anak mereka di sekolah. "Memang padat sekali lalu lintasnya saat itu," katanya.

Kawedar menyatakan, saat gempa terjadi anggota polisi di Polda Sumatera Barat juga ikut keluar ruangan untuk menyelamatkan diri. Ia menyatakan belum menerima laporan adanya korban jiwa atau kerusakan bangunan tekait gempa itu.

"Saya juga ikut menyelamatkan diri ke luar ruangan, anggota yang lain juga demikian," katanya.

BMKG mencatat gempa di Padang tidak terlalu tinggi, namun karena pusat gempa cukup dangkal yaitu 10 km, gempa ini terasa kuat. Warga Padang merasakannya di skala III-IV MMI.
(nal/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini