Pembocoran Dokumen WikiLeaks Menguntungkan Israel

Pembocoran Dokumen WikiLeaks Menguntungkan Israel

- detikNews
Jumat, 03 Des 2010 13:13 WIB
Pembocoran Dokumen WikiLeaks Menguntungkan Israel
Ankara - Skandal WikiLeaks terus menjadi pembicaraan. Bagi pemerintah Turki, Israel justru diuntungkan dari bocornya dokumen-dokumen rahasia AS tersebut. Ini berbeda dengan negara-negara lainnya di Timur Tengah yang dirugikan.

"Kelihatannya bagi kami, negara yang tidak banyak disebut, khususnya di Timur Tengah, atau yang diuntungkan dari perkembangan ini adalah Israel," kata Menteri Dalam Negeri Turki Besir Atalay seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (3/12/2010).

Atalay mengatakan, perlu dilihat siapa yang diuntungkan dan dirugikan dari perilisan dokumen WikiLeaks tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seseorang harus menganalisa mengapa ini terjadi, siapa yang melakukannya dan kenapa, siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan," tandas Atalay.

Situs WikiLeaks telah merilis ribuan kabel diplomatik AS yang banyak berisi penghinaan terhadap sejumlah pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan. Dalam kabel diplomatik itu, Erdogan disebut sebagai pemimpin yang minim "visi" dan "kedalaman analisa."

PM Erdogan pun mencetuskan bahwa kredibilitas WikiLeaks dipertanyakan. "Karena itulah kami menunggu untuk melihat apa yang muncul dari WikiLeaks. Baru kami bisa mengevaluasinya dan memberikan opini," kata Erdogan.

Sebelumnya Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad juga telah mengungkapkan keraguan akan dokumen-dokumen yang dibocorkan WikiLeaks. Menurutnya, pemerintah AS sengaja merilis material tersebut.

"Material itu tidak dibocorkan, melainkan dirilis secara terorganisir," kata Ahmadinejad.

Salah satu kabel diplomatik yang dirilis WikiLeaks menyebutkan bahwa Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya telah mendesak pemerintah AS untuk menyerang Iran. Tujuannya untuk menghentikan program nuklir Iran. Namun hal itu telah dibantah pihak kerajaan Saudi.

(ita/nrl)


Berita Terkait