"Iya, hari ini akan disebar melalui media-media dan tempat-tempat umum," kata Kasatjatanras AKBP Nico Afinta saat dihubungi detikcom, Jumat (3/12/2010).
Β
Sementara itu, menurut Kanit Polsek Pasar Rebo, Iptu Anuri, sketsa wajah pelaku nantinya akan disebar ke terminal-terminal, stasiun dan tempat berkumpulnya anak jalanan. Penyebaran sketsa dilakukan oleh aparat Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur dan Polsek Pasar Rebo.
Adapun ciri-ciri wajah pelaku yang dirilis dalam sketsa adalah sebagai berikut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Usia diperkirakan sekitar 40-45 tahun,
3. Rambut rapi bergelombang, belahan ke kanan,
4. Kulit sawo matang,
5. Tubuh sedang,
6. Ada tanda bekas jerawat di pipi kiri dan kanan,
7. Saat menculik, pelaku menggunakan kaos berkerah warna coklat.
Bagi warga yang melihat pria dengan ciri-ciri seperti tersebut di atas, diharap melaporkannya ke call center kepolisian di nomor (021) 523 4240 dan 0816 851777.
Sementara itu, Jupriono mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan titik terang dalam kasus tersebut. "Masih dilakukan upaya penyelidikan dan pencarian korban," katanya.
Ia menambahkan, ponsel milik kakak ipar Yulianti (ibu korban) belum ada yang menghubungi kembali atau meminta tebusan.
"Belum ada yang meminta tebusan," ujarnya.
Ia pun menepis dugaan motif ekonomi dalam penculikan tersebut. Saat ditanya apakah pelaku terlibat sindikat perdagangan anak, Jupriono belum bisa memastikannya.
"Kita belum ada ke arah situ," tutupnya.
Ijan diculik saat bermain di halaman rumahnya di Jl Goseng Raya, Gg Haji Noim RT 4 RW 1, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Jumat 26 November 2010.
Ijan diculik saat ditinggal neneknya mengangkat jemuran. Polisi telah menyebar foto Ijan sambil menyisir tiap sudut stasiun dan terminal. (mei/mok)











































