Pelaksana Kedatangan dan Kepulangan Jamaah Daker Makkah Abdul Razak menjelaskan, banyak permohonan pulang lebih awal yang masuk ke Daker Makkah. Tidak semua permohonan tersebut diterima.
"Yang alasannya tak masuk akal, tidak bisa kami proses. Seperti alasan pindah pesawat dari semula naik Saudi Airlines pindah ke Garuda," kata Razak di Kantor Misi Haji Indonesia Makkah, Kamis (2/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dikembalikan ke kloter awal, karena waktu berangkat, mereka berangkat dengan kloter lain yang terbang belakangan," ujar Razak.
Menurut Razak, 14 jamaah pulang dengan membeli tiket sendiri karena kursi pesawat haji untuk jadwal yang mereka pilih sudah penuh. Salah satu di antara mereka adalah Bupati Seram Abdullah Ibrahim. Ia harus pulang lebih awal karena ada rapat dinas di Jakarta, yang tidak bisa diwakilkan.
Jamaah yang ingin pulang sendiri harus memperlihatkan tiket kepulangan yang sudah dibeli. Petugas Daker Makkah kemudian menyerahkan fotokopi tiket itu kepada muasassah (kantor urusan haji pemerintah Arab Saudi) untuk mengambil paspor.
"Kalau tak ada bukti tiket, muasassah tak mau memberikan paspornya," ujar Razak.
Sampai Kamis sore, jumlah jamaah yang sudah tiba di Tanah Air mencapai 70.534 orang (35,5 persen). Sebanyak 77.419 jamaah masih tinggal di Makkah menunggu jadwal kepulangan, 32.131 jamaah masih di Madinah untuk arbain, dan 10.775 jamaah di hotel transit Jeddah menunggu jadwal penerbangan.
(iy/irw)











































