Setidaknya hal itu dianggap cara yang paling baik oleh Fraksi PKS di Komisi III DPR. Kapoksi FPKS Nasir Djamil mengungkapkan, pemilihan ketua dengan suara terbanyak adalah cara yang lazim dilakukan di KY.
"Biasanya yang paling banyak dapat suara ditunjuk jadi ketua," ujar Nasir kepada wartawan usai pelaksanaan fit and proper test KY di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eman saat ini berprofesi sebagai dosen di Universitas Padjajaran yang sudah mengajar selama 27 tahun. Bidang kompetensi yang dikuasainya adalah hukum perdata. Selama di KY, dia berjanji akan melakukanΒ pemetaan apa yang harus dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan sekjen. Dalam waktu 5 tahun, Eman berharap bisa menyelesaikan tunggakan pengaduan ke KY.
Nasir menilai, ketujuh nama yang lolos sudah mewakili unsur-unsur profesi yang digariskan undang-undang. Dia yakin komposisi orang yang ada bisa membawa KY lebih baik ke depan. Tentu saja dengan pengawasan yang maksimal dari Dewan.
"Semoga mereka sesuai harapan," harap Nasir.
(mad/irw)











































