"Korban sudah ditemukan meninggal dunia dan divekuasi ke Rumah Sakit Serang. Ditemukannya sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Kepala Humas Basarnas, Gagah Prakoso, kepada detikcom, Kamis (2/12/2010) pukul 21.45 WIB.
Menurut Gagah, jenazah Faruki ditemukan di sekitar lokasi pencarian, yakni di antara Pulau Panjang dan Pulau Subur. Gagah menerangkan, hanya satu orang yang menjadi korban jatuhnya pesawat milik Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat latih PK-AGN yang diterbangkan Faruki, siswa kursus penerbangan angkatan 62 STPI, jatuh di perairan Merak pada Senin 1 Desember 2010, kemarin. Pesawat itu take off dari Bandara Budiarto Curug menuju Branti Lampung pukul 08.36 WIB.
Pesawat tersebut jatuh pukul 08.56 WIB, 20 menit setelah tinggal landas. Lokasi jatuhnya pesawat diketahui terletak di S.05.58.876 E.106.08.460 dengan kedalaman 12 meter.
(ddt/irw)










































