Dubes Dino Pati Djalal Prakarsai Dialog Antar Agama di AS

Laporan dari Washington DC

Dubes Dino Pati Djalal Prakarsai Dialog Antar Agama di AS

- detikNews
Kamis, 02 Des 2010 14:34 WIB
Dubes Dino Pati Djalal Prakarsai Dialog Antar Agama di AS
Washington DC - Wisma Indonesia di Washington DC, AS, untuk pertama kalinya menggelar dialog antar agama. Acara ini mempertemukan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin yang mewakili Islam, pendeta Rev Michael Livingston mewakili umat Nasrani, dan Rabbi Sid Schwarz mewakili umat Yahudi.

Bertempat di Wisma Indonesia di Jalan Tilden, Washington, Rabu (1/12) petang atau Kamis (2/12/2010) pagi waktu Indonesia, dialog antar agama ini menjadi prakarsa dari Dubes RI untuk AS, Dino Patti Djalal. Acara ini menjadi agenda delegasi US-Indonesia Inter-religious cooperation forum, yang telah berada di AS sejak 30 November 2010.

Nampak hadir di deretan para tamu, antara lain Wakil Asisten Menlu AS urusan Pasifik dan Asia Timur Joe Yun, Sekjen Religion for Peace Dr William F Vendley, dan para perwakilan dari organisasi keagamaan atau lembaga masyarakat AS dan Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Acara berlangsung bertepatan dengan hari pertama perayaan hari suci umat Yahudi Hanukkah. Dialog yang dikemas dalam nuansa talkshow ini berjalan lancar dan dimeriahkan oleh sajian accapella nasyid dari AS, Native Deen. Menurut rencana, dialog ini akan dikemas dalam 30 menit talkshow untuk ditayangkan di SCTV dan stasiun TV di AS.

Delegasi Indonesia antara lain diwakili oleh Dr Din Syamsuddin, Dr Siti Musdah Mulia, Theophilus Bela, Elga Joan Sarapung, Mgr Martinus Situmorang, Mochamad Iqbal Sulam, Budi Santoso Tanuwibowo, Andreas Yewangoe, dan Philip K Widjaja.

Selama di AS sejak tanggal 30 November 2010, rombongan ini telah mengikuti beberapa program di New York, di antaranya di Religions for Peace, Public Forum di UN, pertemuan di Interfaith Center of New York dan resepsi di KJRI.

Tanggal 1 Desember, setibanya di Washington DC dan selain program KBRI, rombongan mengikuti kegiatan inter-religious dialogue dengan USCCB, pertemuan di Kemenlu AS, pertemuan dengan White House Office on Faith Based and Neighborhood Partnership, dan Multi Religious Collaboration for the Common Good bersama ISNA.

(eis/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads