Menurut Biro Keselamatan Transportasi Australia atau Australian Transport Safety Bureau (ATSB) seperti dilansir BBC, Kamis (2/12/2010), sebuah komponen sejajar di mesin Rolls-Royce Trent 900, yang digunakan pada pesawat A380 milik Qantas yang mengalami insiden bulan lalu di atas Batam, telah menyebabkan penipisan dinding pipa minyak.
Hal ini menyebabkan keretakan yang memicu kebocoran dan pada akhirnya menimbulkan percikan api. ATSB mengingatkan, isu keselamatan kritis ini bisa berpotensi menimbulkan kegagalan mesin yang berakibat fatal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Qantas pun menyatakan akan melakukan penyelidikan mesin lebih jauh sebagai langkah pencegahan.
"Qantas saat ini memiliki dua pesawat A380 yang beroperasi menyusul penghentian operasi (A380) pada 3 November. Kedua pesawat A380 tersebut akan diperiksa di pangkalan jet Qantas di Sydney," demikian pernyataan Qantas.
Qantas memiliki enam pesawat A380 yang bisa mengangkut sekitar 475 orang.
Tidak semua pesawat A380 menggunakan mesin-mesin Rolls-Royce Trent 900. Mesin-mesin tersebut digunakan pada total 20 pesawat A380 yang dimiliki maskapai Qantas, Lufthansa dan Singapore Airlines. Pesawat A380 lainnya, yang dimiliki maskapai Air France dan Emirates, menggunakan mesin yang berbeda.
Pesawat bertingkat A380 merupakan pesawat penumpang terbesar di dunia. Pesawat raksasa tersebut bisa mengangkut hingga 800 orang.
(ita/nrl)
