Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/12/2010) menyatakan, Russell Travers akan memimpin "upaya komprehensif untuk mengidentifikasi dan mengembangkan reformasi struktural yang diperlukan terkait pelanggaran WikiLeaks".
Travers merupakan wakil direktur pertukaran informasi di National Counter-terrorism Center.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Travers juga akan mengkoordinir pembicaraan antar badan mengenai pengembangan tindakan terkait kerusakan teknologi dan perubahan kebijakan guna menekan kemungkinan terulangnya pembocoran serupa.
Situs WikiLeaks mengklaim memiliki bocoran sekitar 250.000 kabel-kabel diplomatik rahasia AS. Beberapa dokumen tersebut telah mulai dibocorkan ke publik. (ita/nrl)











































