RI Akan Tolak Permintaan Tes Mental Sumiati

Laporan dari Arab Saudi

RI Akan Tolak Permintaan Tes Mental Sumiati

- detikNews
Kamis, 02 Des 2010 04:17 WIB
RI Akan Tolak Permintaan Tes Mental Sumiati
Jakarta - Pemerintah Indonesia tidak akan mau memenuhi permintaan agar kondisi kejiwaan Sumiati diperiksa. Perempuan yang disiksa secara kejam oleh majikannya di Arab Saudi itu sudah pernah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dan hasilnya dia normal.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur menyatakan, Sumiati sebelumnya sudah pernah dibawa ke RSJ oleh sang majikan. RSJ tersebut menolak merawat TKW asal Dompu, Mataram, Nusa Tenggara Barat tersebut karena Sumiati normal dan tidak memiliki gangguan kejiwaan. Setelah penolakan RSJ, Sumiati lalu dibawa ke RS King Fahad.

"Dari sisi kejiwaan semua normal. Tentu kita akan tolak kalau ada permintaan agar dia diperiksa lagi secara kejiwaan," kata Gatot kepada detikcom, Kamis (2/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wacana agar dilakukan tes kejiwaan terhadap Sumiati disampaikan oleh pengacara dari Human Rights Commission (HRC) Arab Saudi Sultan bin Zahim. Seperti dilansir Arabnews, Sultan mencurigai Sumiati melukai diri sendiri untuk memeras sang majikan yang baru mendapat warisan banyak setelah menjanda.

Gatot menegaskan, Sultan bukanlah pengacara yang ditunjuk pemerintah Indonesia untuk membela Sumiati. "Dia pengacara semacam Komnas HAM-nya Arab. Kalau pengacara kita namanya Suud Awad Al Hejili," kata Gatot.

Menurut Gatot, Sultan sebenarnya juga tidak yakin kalau Sumiati mengalami masalah kejiwaan. Ia hanya mendapat laporan tentang adanya kecurigaan Sumiati sakit jiwa.

Gatot menuturkan, Sumiati sebenarnya mendapat banyak dukungan dari kalangan Arab Saudi sendiri. Ada kelompok yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan Arab Saudi telah menjenguk gadis yang luka parah akibat dianiaya majikannya itu. Selain itu, lembaga Majelis Ulama Arab Saudi juga mengecam kekejaman terhadap Sumiati.

(iy/ape)


Berita Terkait