Cegah AIDS, Kasur Bilik Cinta di Lapas Harus Selalu Diganti

Cegah AIDS, Kasur Bilik Cinta di Lapas Harus Selalu Diganti

- detikNews
Rabu, 01 Des 2010 22:48 WIB
Cegah AIDS, Kasur Bilik Cinta di Lapas Harus Selalu Diganti
Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menilai pembuatan bilik cinta akan terkendala banyak hambatan. Salah satunya pengurus lapas harus selalu mengganti kasur di bilik tersebut guna mengurangi potensi terjangkit HIV.

"Kalau memang akan dibuat ruang itu, maka kasurnya harus selalu diganti dong. Kalau tidak diganti potensi penyebaran HIV akan sangat besar," ujar Patrialis.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan acara peringatan hari AIDS sedunia di Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said Jakarta Selatan, Rabu (1/12/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan ini Patrialis mengungkapkan kekhawatirannya akan banyaknya penghuni lapas yang terjangkit virus HIV. Dari tes yang dilakukan di 15 UPT di beberapa kota besar sepanjang Agustus 2008 hingga Maret 2010, dari 4913 narapidana yang dites, 1006 di antaranya mengidap HIV.

"Ini menjadi kekhawatiran, 20 persen yang dites mengidap HIV," terang Patrialis.

Dari pihak Ditjen Pemasyarakatan sendiri belum memiliki data pasti tentang jumlah total di lapas seluruh Indonesia. Selain itu faktor yang menyebabkan tingginya angka pengidap HIV di lapas adalah buruknya sanitasi pada rutan yang mengalami overkapasitas.

Patrialis juga mengakui bahwa pihaknya berada dalam posisi yang dilematis, dalam menguirangi HIV di lapas ini. Jika seorang narapidana diperbolehkan pulang untuk berhubungan dengan pasangannya, untuk sementara, maka pasangan tersebut kemungkinan dapat tertular penyakit tersebut.

"Tentunya kita semua menyayangi keluarga kita kan. Kami juga tidak ingin keluarga warga lapas menjadi tertular," tandasnya.


(fjr/ape)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads